Edit ByKangdansen

Buka

Adsensecamp

Tips-Ala-Islam

Ustadz Yusuf Mansur- RAIH SUKSES VIA TAHAJUD & SEDEKAH

Assalamu'alaikum!!!!!
Sahabat nih saya kasih video yang sangat luar biasa sekali walaupun durasinya singkat namun maknanya sungguh luar biasa, mari kita renungkan bersama-sama bahwa Allah tuh sayang sama kita.
Mari kita minta sama Allah apa yang kita inginkan, karena Allah Maha Kaya.
Mari kita keluarkan semua curhatan kita kepada Allah disepertiga malam, karena Allah lah Maha Memberikan Solusi yang paling terbaik.
Allah telah berjanji sama kita, Berdo'alah kepada Ku maka akan Aku kabulkan.
Allah sayang dan cinta kita, namun kita lupa saat bahagia terus-menerus melupakannya.
Tapi Allah menunggu dengan sabar hambaNya, dengan kasih sayang dan cintaNya Allah ingatkan kita saat kita lupa denganNya.
Tiada henti-hentinya Alla memberikan kita nikmat yang melimpah, namun hati kita terlalu sombong untuk mengucapkan terimakasih.
Jangan khawatir sahabat, masalah yang besar bukan berarti tidak ada solusinya. Allah tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan kita.
Jika masalah kita berat, maka minta lah kepada Allah kesabaran dan keteguhan iman untuk menyelesaikan masalah kita.
Bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, yang susah menjadi sangat mudah jika kita percaya Allah.
Semoga dengan video ini kita bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
Mau Tau Kelanjutannya, Klik Aja Tapi Jangan Lupa Baca Basmallah Yah!!! →Ustadz Yusuf Mansur- RAIH SUKSES VIA TAHAJUD & SEDEKAH

6 Tips Cantik ala Muslimah

Muslimah, diamnya saja cantik dengan ia menjaga aurat dan akhlaknya. Tapi agar kecantikan itu terjaga, ada beberapa tips untuk kamu ukhti muslimah: 1. Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik: Cuci muka minimal 5 kali sehari, yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo’a. 2. Untuk menghilangkan stress (salah satu penyebab kerut di wajah) : Perbanyaklah ‘olah raga’. Jika tidak ada waktu untuk pergi ke studio fitness, spot-gym, dan lain-lain. Cukup dengan memperbanyak sholat. Dengan sholat berarti kita menggerakan seluruh tubuh. Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Zat Yang Maha Tahu -Allah SWT dengan dzikir dan do’a- 3. Untuk pelembab, agar awet muda: Gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi di hati juga. Katakan pada diri sendiri, kamu adalah cantik dan tidak memerlukan segala macam operasi plastik. Tidak lupa membisikan ‘kata kunci’ setiap bercermin: “Allahuma kamma hassanta khalgii fahassin khulqii” (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaq ku). (HR Ahmad). 4. Untuk mendapatkan bibir cantik: Bisikan kalimat-kalimat Allah, tidak berkata bohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak dipakai menyombongkan diri atau takabur. 5. Agar tubuh langsing: Lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi berpuasa seperti nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih. 6. Untuk mengembangkan diri: Sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi. Semoga bermanfaat dan berhasil ya, insya Allah :)
(muslimahzone.com)
Mau Tau Kelanjutannya, Klik Aja Tapi Jangan Lupa Baca Basmallah Yah!!! →6 Tips Cantik ala Muslimah

SEKEDAR NASIHAT UNTUK KAUM HAWA

1.Untuk membentuk bibir yang menawan, Ucapkan kata-kata kebaikan.
2.Untuk mendapatkan mata yang indah, Carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.
3.Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, Berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan. 4.Untuk mendapatkan rambut yang indah, Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.
5.Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, Dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain, Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni.
6.Jadi, jangan pernah kucilkan seseorang dari hati anda Apabila anda sudahmelakukan semuanya itu, Ingatlah senantiasa, Jika suatu ketika anda
Mau Tau Kelanjutannya, Klik Aja Tapi Jangan Lupa Baca Basmallah Yah!!! →SEKEDAR NASIHAT UNTUK KAUM HAWA

Profil Pribadi Islam


Profil Pribadi Muslim Al-Qur'an dan sunnah merupakan dua pusaka Rasulullah SAW yang harus selalu dirujuk oleh setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang amat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim. Pribadi muslim yang dikehendaki Al-Qur'an dan sunnah adalah pribadi yang saleh. Pribadi yang sikap, ucapan dan tindakannya terwarnai oleh nilai-nilai yang datang dari Allah SWT. Persepsi (gambaran) masyarakat tentang pribadi muslim memang berbeda-beda. Bahkan banyak yang pemahamannya sempit sehingga seolah-olah pribadi muslim itu tercermin pada orang yang hanya rajin menjalankan Islam dari aspek ubudiyah. Padahal itu hanyalah satu aspek saja dan masih banyak aspek lain yang harus melekat pada pribadi seorang muslim. Oleh karena itu standar pribadi muslim yang berdasarkan Al Qur'an dan Sunnah merupakan sesuatu yang harus dirumuskan, sehingga dapat menjadi acuan bagi pembentukan pribadi muslim. Bila disederhanakan, setidaknya ada sepuluh karakter atau ciri khas yang mesti melekat pada pribadi muslim.
1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih) Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah sebagaimana firman-Nya yang artinya: "Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, semua bagi Allah tuhan semesta alam" (QS. 6:162). Karena aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka dalam awal da'wahnya kepada para sahabat di Mekkah, Rasulullah SAW mengutamakan pembinaan aqidah, iman dan tauhid.
2. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar) Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda: "Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat". Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.
3. Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh) Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada Allah maupun dengan makhluk-makhluk-Nya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat. Karena begitu penting memiliki akhlak yang mulia bagi umat manusia, maka Rasulullah SAW diutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung sehingga diabadikan oleh Allah SWT di dalam Al Qur'an. Allah berfirman yang artinya: "Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung" (QS. 68:4). 
4. Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani) Qowiyyul jismi merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Apalagi berjihad di jalan Allah dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya. Oleh karena itu, kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Meskipun demikian, sakit tetap kita anggap sebagai sesuatu yang wajar bila hal itu kadang-kadang terjadi. Namun jangan sampai seorang muslim sakit-sakitan. Karena kekuatan jasmani juga termasuk hal yang penting, maka Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah" (HR. Muslim) 
5. Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berfikir) Mutsaqqoful fikri merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang juga penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas). Al Qur'an juga banyak mengungkap ayat-ayat yang merangsang manusia untuk berfikir, misalnya firman Allah yang artinya: "Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: " pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir" (QS 2:219) Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan aktifitas berfikir. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas. Bisa dibayangkan, betapa bahayanya suatu perbuatan tanpa mendapatkan pertimbangan pemikiran secara matang terlebih dahulu. Oleh karena itu Allah mempertanyakan kepada kita tentang tingkatan intelektualitas seseorang, sebagaimana firman Allah yang artinya: Katakanlah: "samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?"', sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran". (QS 39:9) 
6. Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu) Mujahadatul linafsihi merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan. Kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)" (HR. Hakim)
7. Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu) Harishun ala waqtihi merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT banyak bersumpah di dalam Al Qur'an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan seterusnya. Allah SWT memberikan waktu kepada manusia dalam jumlah yang sama, yakni 24 jam sehari semalam. Dari waktu yang 24 jam itu, ada manusia yang beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi. Karena itu tepat sebuah semboyan yang menyatakan: "Lebih baik kehilangan jam daripada kehilangan waktu". Waktu merupakan sesuatu yang cepat berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi. Oleh karena itu setiap muslim amat dituntut untuk pandai mengelola waktunya dengan baik sehingga waktu berlalu dengan penggunaan yang efektif, tak ada yang sia-sia. Maka diantara yang disinggung oleh Nabi SAW adalah memanfaatkan momentum lima perkara sebelum datang lima perkara, yakni waktu hidup sebelum mati, sehat sebelum datang sakit, muda sebelum tua, senggang sebelum sibuk dan kaya sebelum miskin.
8. Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan) Munazhzhaman fi syuunihi termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al Qur'an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama, maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga Allah menjadi cinta kepadanya. Dengan kata lain, suatu urusan mesti dikerjakan secara profesional. Apapun yang dikerjakan, profesionalisme selalu diperhatikan. Bersungguh-sungguh, bersemangat , berkorban, berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan merupakan hal-hal yang mesti mendapat perhatian serius dalam penunaian tugas-tugas.
9. Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/mandiri) Qodirun alal kasbi merupakan ciri lain yang harus ada pada diri seorang muslim. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian terutama dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki kemandirian dari segi ekonomi. Karena pribadi muslim tidaklah mesti miskin, seorang muslim boleh saja kaya bahkan memang harus kaya agar dia bisa menunaikan ibadah haji dan umroh, zakat, infaq, shadaqah dan mempersiapkan masa depan yang baik. Oleh karena itu perintah mencari nafkah amat banyak di dalam Al Qur'an maupun hadits dan hal itu memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Dalam kaitan menciptakan kemandirian inilah seorang muslim amat dituntut memiliki keahlian apa saja yang baik. Keahliannya itu menjadi sebab baginya mendapat rizki dari Allah SWT. Rezeki yang telah Allah sediakan harus diambil dan untuk mengambilnya diperlukan skill atau ketrampilan.
10. Nafi'un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain) Nafi'un lighoirihi merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan keberadaan. Jangan sampai keberadaan seorang muslim tidak menggenapkan dan ketiadaannya tidak mengganjilkan. Ini berarti setiap muslim itu harus selalu berfikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksimal untuk bisa bermanfaat dan mengambil peran yang baik dalam masyarakatnya. Dalam kaitan ini, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain" (HR. Qudhy dari Jabir). Demikian secara umum profil seorang muslim yang disebutkan dalam Al Qur'an dan sunnah. Sesuatu yang perlu kita standarisasikan pada diri kita masing-masing.
Mau Tau Kelanjutannya, Klik Aja Tapi Jangan Lupa Baca Basmallah Yah!!! →Profil Pribadi Islam

Bagaimana Menjadi Seorang Muslim ???


Kalau kita seorang muslim lalu apa sih yang kita lakukan, adik-adik tahu ngga apa yang harus kita lakukan sebagai seorang muslim? Ayo jawab!!
Dari Umar r.a. telah berkata : "Ketika kami sedang duduk dengan Rasulullah saw pada suatu hari maka dengan tiba-tiba terlihat oleh kami seorang laki-laki yang memakai pakaian yang sangat putih berambut sangat hitam. Tidak tampak padanya tanda-tanda perjalanan dan tidak ada dari kami yang mengenalnya. Lalu dia duduk di hadapan Rasulullah. Lalu ia menyandarkan lututnya dengan lutut Rasulullah dan meletakkan tangannya pada paha Nabi, kemudian ia berkata : "Hai Muhammad, jelaskanlah tentang Islam".
Maka Rasulullah menjawab : "Islam adalah keharusan bagi engkau menyaksikan bahwasanya tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Hendaklah engkau mendirikan shalat, dan mengeluarkan zakat, dan hendaklah engkau berpuasa bulan Ramadhan, dan hendaklah engkau mengerjakan haji ke Baitullah, jika engkau kuasa menjalaninya." Orang itu berkata : "Engkau benar." Maka kami heran, ia yang bertanya dan ia yang membenarkan. Lalu ia berkata kembali : "Tolonglah jelaskan tentang Iman." Jawab Rasulullah : "Hendaklah engkau beriman kepada Allah, kepada Malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada utusan-utusan-Nya, kepada hari akhir, dan hendaklah engkau beriman terhadap Qadha dan
Qadar yang baik maupun yang buruk." Orang itu berkata : "Engkau benar……" Orang itu pergi. Aku diam sejenak. Kemudian Rasulullah berkata : "Wahai Umar, tahukah engkau siapa yang bertanya tadi?" Jawabku : "Allah dan Rasulullah yang lebih tahu." Kata Nabi : "Dia itu adalah Jibril datang kepadamu untuk mengajar tentang agamamu." Diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Dari Abu Abillah bin Umar bin Khattab telah berkata: Aku mendengar Rasulullah bersabda, Dibangun Islam itu atas lima perkara:
(1) Mengetahui bahwa tiada tuhan selain Allah
(2) Mendirikan shalat
(3) Mengeluarkan zakat
(4) Mengerjakan haji ke Baitullah
(5) Dan puasa pada bulan Ramadhan
Jadi kalau adik-adik mendengar cerita kakak tentang hadits di atas maka kita sebagai seorang muslim wajib mengamalkan rukun Islam dan beriman tentang rukun Islam. Kita haruslah beriman dengan sungguh-sungguh, artinya kita haruslah meyakini dalam hati, meyakini dalam perbuatan yang kita lakukan, dan dalam perkataan yang kita lakukan.
Selain itu, adik-adik sebagai seorang muslim haruslah mempunyai akhlak yang terpuji seperti oleh sebuah hadits: Apakah akhlak Rasul itu, maka dijawab oleh Aisyah: "Akhlak Rasulullah itu seperti Al-Qur'an." Itulah akhlak seorang Rasulullah dan kita sebagai seorang muslim haruslah meniru apa yang Rasulullah wajibkan dan sunnahkan pada kita. Benarkan adik-adik?
Sebagai seorang muslim juga kita harus memiliki keikhlasan sehingga apa yang kita lakukan itu ada gunanya di sisi Allah swt. Rasulullah bersabda, "Setiap amal perbuatan itu tergantung niatnya. Maka barangsiapa yang berniat karena Allah dan Rasul maka ia akan mendapatkannya dan barangsiapa yang berniat karena dunia maka ia akan mendapatkannya pula." Maka Allah adalah tujuan kita, Rasulullah adalah uswah dan qudwah kita, dan Al-Qur'an adalah pedoman hidup kita.
Menurut Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, macam-macam akhlak yang harus menghiasi seorang muslim antara lain:
1) Sabar
2) Shiddiq
3) Zuhud tawakal mencintai Allah
4) Rasa takut dan harap
5) Taqwa dan wara
6) Syukur dan ridla
7) Taubat terus-menerus.


Dah makin paham kan? So dibulan Ramadhan ini tidurnya orang yang berpuasa aja mempunyai nilai pahala, apalagi bekerja pasti lebih banyak lagi, yoyoyo? Jangan loyo ya? Mudah-mudahan bermanfaat bagi siapa saja yang membaca.




Mau Tau Kelanjutannya, Klik Aja Tapi Jangan Lupa Baca Basmallah Yah!!! →Bagaimana Menjadi Seorang Muslim ???

Daftar Isi

barisan iklan

syahadat



Tausiyah



Mario Teguh

Music islamic


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com
Back to Top